Diskominfo DIY Sosialisasi JSP, Masyarakat Bisa Akses Fasilitas Publik Digital

126
Dr. Raden Stevanus Christian Handoko S.Kom., MM anggota DPRD DIY ketika Sosialisasi

StevanusChristianHandoko.Com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY menyelenggarakan diseminasi konten positif bertajuk  Jogja Smart Province (JSP) pada Kamis (11/5/2023) di Balai Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo. Diharapkan seluruh masyarakat DIY mengenal JSP sebagai fasilitasi publik

Tajuk JSP dikupas oleh narasumber Anggota DPRD DIY Stevanus Christian Handoko, Tim Pengembang JSP Wing Wahyu Winarno, dan Pegiat Teknologi Informasi (TI) Antonius Sasongko Wahyu Kusumo.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Riris Puspita Wijaya yang membuka kegiatan tersebut berharap agar seluruh masyarakat DIY mengenal JSP sebagai fasilitasi publik. “JSP ini sudah ada sejak 2017, kami harap dengan semakin luasnya masyarakat yang tahu maka yang menggunakannya semakin banyak karena memudahkan masyarakat,” katanya, Kamis sore.

Riris menjelaskan Jogja Smart Province merupakan Gerakan Bersama semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah kabupaten/kota dengan mendorong pengembangan inovasi Smart City dan Smart Regency yang dimplementasikan sebelumnya.

Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo Rajwan Taufiq yang menyambut kegiatan tersebut menunjukkan apresiasinya. “Kami sangat berterimakasih sudah mengadakan kegiatan di Kemantren kami, kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Umbulharjo agar semakin paham,” ujarnya.

Rajwan menyebut telah mengundang seluruh pamong kemantren dan kelurahan yang ada di Umbulharjo. “Karena sangat bermanfaat kegiatan ini maka kami undang seluruh elemen masyarakat di Umbulharjo, dari PKK sampai karang taruna turut menyimak,” ucapnya.

Anggota DPRD DIY Stevanus Christian Handoko menjelaskan JSP mendukung tata pemerintahan yang menyesuaikan zaman. “Pengembangan JSP ini didukung Gubernur DIY, visinya jelas untuk menyokong Jogja sebagai kota cyber agar pelayanan public terpenuhi maksimal jauh hari sebelum teknologi booming,” jelasnya.

Visionernya Gubernur DIY, jelas Stevanus, dimana meletakan teknologi dalam membantu pemerintahan sangat terlihat JSP. “Ini dibuktikan dengan tingkat literasi digital DIY yang tertinggi di Indonesia, salah satunya karena pengembangan teknologi dalam banyak sektor termasuk JSP selalu diprioritaskan Pemda DIY,” terangnya.

Sementara itu, Wahyu menjelaskan JSP dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mengakses layanan. “Akses layanan dengan JSP ini bisa sangat cepat karena cukup dengan jaringan internet sudah bisa mengakses dengan baik dari pada mengunjungi kantor layanan secara langsung,” katanya.

Ke depan JSP, jelas Wahyu, akan semakin terintegrasi antar berbagai layanan pemerintah. “Perlu diketahui JSP membagi bidang yang ditangani dalam lima dimensi. Kelima dimensi tersebut meliputan Smart Society [Pendidikan dan Eonomi], Smart Living [Mobilitas dan Pariwisata], Smart Environment [Kewilayahan dan Lingkungan], Smart Culture [Budaya], dan Smart Governance [Tata Kelola] ,” ujarnya.

Pegiat TI  Antonius Sasongko Wahyu Kusumo menjelaskan fasilitas akses internet di seluruh wilayah DIY juga terus ditingkatkan. “Selain akses internet CCTV juga semakin diperbanyak agar pengawasan lewat JSP semakin meningkat,” jelasnya.

Sasongko menyebut lewat fasilitas JSP juga bisa meningkatkan perkembangan ekonomi. “Sekarang banyak masyarakat yang memanfaatkan internet untuk mengembangkan usahanya, khususnya UMKM. Kami juga mendampingi dengan membuatkan website, sehingga tak hanya layanan public lewat JSP juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” terangnya.


Artikel Berita ini telah tayang di
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2023/05/12/510/1134961/diskominfo-diy-sosialisasi-jsp-masyarakat-bisa-akses-fasilitas-publik-digital

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here