Generasi Millennial dan Gen Z Dominiasi Pasar Modal Indonesia.

17
Dr R. Stevanus : "Pasar Modal Indonesia Didominasi Kelompok Millennial dan Gen Z".

StevanusChristianHandoko.Com – Pertumbuhan investor baru yang masuk ke pasar modal selama pandemi Covid-19 terus meningkat, termasuk pertumbuhan investor dari kalangan anak-anak muda generasi millennial dan gen Z. Tren pertumbuhan ini mendorong meningkatnya jumlah investor di pasar modal Indonesia.

Per Maret 2022 berdasarkan data dari KSEI tercatat 8,39 juta investor di pasar modal Indonesia. Dari data tersebut tercatat didominasi oleh generasi millennial dan gen Z. lebih dari 60% merupakan anak muda berusia di bawah 30 tahun.

Walaupun mendominasi jumlah Investor di Indonesia, namun jumlah asset yang dimiliki oleh kelompok generasi millennial dan gen z termasuk lebih rendah dibandingkan dengan kelompok lain. Tercatat hanya kurang lebih 49 Trilliun.

Berdasarkan data BPS, penduduk Indonesia saat ini didominasi kalangan generasi millennial dan gen z dengan total jumlah penduduk mencapai 47,7% dari total jumlah penduduk Indonesia atau tidak kurang dari 128 juta jiwa. Dengan demografi demikian, maka kedepannya diprediksi peningkatan jumlah investor muda di Indonesia akan naik dengan signifikan terlebih, instrument yang digunakan untuk berinvestasi saat ini semakin mudah diakses oleh semua kalangan.

Namun demikian, perlu juga ada kehati-hatian dalam berinventasi, kelompok investor muda agar tak mudah terpengaruh oleh pemberitaan dan informasi yang tidak sesuai dengan profil risiko bahkan bermain ke model investasi bodong,

Selain itu, dengan potensi yang luar biasa seperti ini, diharapkan pihak terkait dan OJK juga dapat memberikan sosialisasi yang cukup bagi kelompok investor muda agar tidak muda tertipu dengan berbagai jebakan investasi bodong.

Dari data KSEI tercatat latar belakang atau jenjang Pendidikan dari investor ternyata didominasi lulusan SMA sebesar 55,97% dengan aset Rp 172,83 triliun, kemudian dari jenjang sarjana mencapai 33,25% dengan aset Rp 442,46 triliun. Sedangkan, dari rata-rata penghasilan paling banyak 52,49% antara Rp 10 juta sampai dengan Rp 100 juta dengan aset Rp 151,76 triliun dan penghasilan di bawah Rp 10 juta dengan aset Rp 127,67 triliun.

Gambaran seperti ini menjadikan optimism bagi kita semua bahwa kalangan generasi muda ( Millennial dan Gen Z ) saat ini sudah mulai tertarik dengan investasi dan memahami pentingnya beradaptasi dengan kondisi perkembangan digital dan distrupsi yang saat ini terjadi. Penguasaan terkait dengan berbagai hal dapat digunakan sebagai modal untuk mencapai kesejahteraan yang diharapkan.

Semoga pemerintah melalui berbagai instrument dapat memberikan rasa aman dalam berinvestasi bagi semua kalangan termasuk kalangan generasi millennial dan gen z yang mendominasi penduduk Indonesia saat ini.

Semoga juga di pemerintah daerah bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti BEI, OJK, Kampus dan lembaga lain untuk juga memberikan perhatian bagi kalangan generasi millennial dan gen Z di Daerah Istimewa Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here